About



Pages

Jumat, 30 November 2012

Gunung Laut



Gunung laut atau gunung bawah laut (Bahasa Inggris Seamount) adalah gunung berapi bawah laut yang menonjol dari dasar laut yang tingginya sekitar 1.000 hingga 4.000 m dari kedalaman hingga permukaan laut.

Gunung laut biasanya terbentuk dari gunung berapi yang sudah punah, yang kemudian naik secara tiba-tiba dari dasar laut ke permukaan dengan tingginya 1,000-4,000 meter (3,000-13,000 kaki) tingginya. Gunung laut bisa ditemukan di semua lautan luas di dunia terutama di Mediterania, dan Hampir setengah dari gunung laut di dunia ditemukan di Samudera Pasifik, dan sisanya didistribusikan sebagian besar melintasi Atlantik dan Hindia.

Gunung laut didefinisikan oleh ahli kelautan yaitu gunung yang tingginya paling sedikit memiliki kerendahan 1.000 meter (3.281 kaki) di atas dasar laut. Puncak gunung laut sering biasanya terhitung ratusan sampai ribuan meter dari bawah permukaan, dan karena itu dianggap dalam laut dalam.

Gunung laut dapat ditemukan di setiap cekungan laut di dunia, didistribusikan sangat luas baik dalam ruang dan usia. Sebuah gunung bawah laut secara teknis didefinisikan sebagai elevasi terisolasi meningkatnya 1,000 m (3,281 ft) atau lebih dari dasar laut di sekitarnya, dan dengan luas puncak yang terbatas. ini adalah beberapa contoh dari gunung laut : 

1. Molokini Crater, Hawaai


Ketinggian gunung ini membuat puncaknya menyembul separuh di permukaan laut dan membentuk bulan sabit. Kawasan di sekitar gunung ini sangat disukai para penyelam dan kaya akan habitat burung laut.

2. Bransfield Straits, Antartika



Meski selalu diselimuti salju, Antartika menyimpan rangkaian gunung berapi di dasar lautnya dan kebanyakan masih aktif. Salah satunya adalah Bransfield Strait yang puncaknya menyembul di permukaan laut.

3. Brother Volcano, Selandia Baru





Diagram tiga dimensi darui gunung ini merupakan bagian dari gunung berapi aktif Karmadec Arc. Letaknya 1.850 meter di bawah permukaan laut. Terdapat kawah besar dengan kedalaman 300-500 meter.




Kamis, 29 November 2012

Blue Hole


Pertama saya aklan membagikan informasi tentang blue hole. apakah kalian tahu blue hole itu apa? Jika diangkasa kita mengenal Black Hole maka di bumi kita juga mempunyai lubang yang sangat besar yang berada di laut yaitu Blue Hole.



Sekarang mari kita ulas sedikit mengenai Blue Hole, Apa itu Blue Hole? Dimana letaknya? dan bagaimana terjadinya?
Dari gambar tersebut Blue Hole tampak seperti biji mata yang besar ditengah lautan luas.
Bentuknya lingkaran, berwarna biru gelap yang dikelilingi oleh laut yang berwarna biru muda. Warna Blue Hole ini menunjukkan bahwa Blue Hole lebih dalam daripada laut disekelilingnya.
Sebenarnya Blue Hole adalah gua yang berbentuk vertikal.

Pada jaman dulu saat zaman es telah berakhir, gua tersebut yang berada di permukaan yang lebih rendah dari laut tertutup oleh laut.
Blue Hole adalah tempat favorit bagi penyelam karena didalamnya terdapat pemandangan yang indah, disana para penyelam dapat melihat stalaktit-stalaktit gua, terumbu karang, dan berbagai jenis ikan.
Tetapi, jika menyelam lebih dalam lagi maka kita tidak akan melihat pemandangan yang indah lagi karena kedalamannya itu membuat kondisi air jadi tampa oksigen.

Didunia ada beberapa Blue Hole yang terkenal. Blue Hole yang terdalam adalah Dean's Blue Hole, letaknya di kepulauan bahama, dalamnaya mencapai 202 meter dan diameter mencapai 35 meter.
Lalu terdapat juga Blue Hole terluas yaitu Great Blue Hole yang mempunyai kedalaman 120 meter dan diameter 300 meter.
Ada juga Blue Hole di tepi laut merah yang dalamnya mencapai 120 meter dan mempunyai terowongan yang panjangnya 26 meter.
Terowongan ini dikenal dengan The Arc karena banyak penyelam yang ingin menjelajah terowongan bawah laut ini akan tetapi sulit dan banyk terjadi kecelakaan waktu berenang oleh karena itu Blue Hole menjadi tempat yang paling berbahaya bagi penyelam

1. Great Blue Hole






Great Blue Hole ini terbentuk selama zaman es terakhir ketika permukaan air laut jauh lebih rendah. Hasil Analisis dari stalaktit yang ditemukan di Great blue Hole menunjukkan bahwa pembentukan terjadi 153.000, 66.000, 60.000, dan 15.000 tahun yang lalu. Ketika zaman es berakhir, permukaan air laut naik dan gua-gua ini terendam air. The Great Blue Hole adalah bagian terbesar dari Belize Barrier Reef Reserve System, sebuah Situs Warisan Dunia (UNESCO).

2. Dean's Blue Hole

 





Blue Hole yang terdalam di dunia adalah Dean's Blue Hole, dengan kedalaman sekitar 202 meter (663 ft) dan diameter lingkarannya mencapai 35 meter. Dean's Blue Hole ini terletak di barat teluk Clarence Town di Long Island, Bahama.

Pada bulan April 2010, William Trubridge memecahkan rekor dunia menyelam bebas di Blue Hole mencapai kedalaman 92 meter (302 kaki) tanpa menggunakan sirip. Pada tanggal 14 Desember 2010, ia berenang ke kedalaman 101 meter dengan menggunakan hanya tangan dan kaki, sementara banyak penyelam menggunakan bobot untuk mempercepat turun ke area terdalam atau tas tiup untuk membawa mereka ke permukaan dengan cepat.

3. Red Sea Blue Hole



Satu lagi yang sangat terkenal adalah Blue Hole di tepi laut merah yang dalamnya mencapai 120 meter dan mempunyai terowongan yang panjangnya 26 meter. Terowongan ini dikenal dengan The Arc karena banyak penyelam yang ingin menjelajah terowongan bawah laut ini akan tetapi sulit dan banyak terjadi kecelakaan waktu berenang. Oleh karena itu Blue Hole ini menjadi tempat yang paling berbahaya bagi penyelam.

Pihak berwenang Mesir mengklaim bahwa 40 penyelam telah meninggal di situs ini. Namun banyak pemandu selam lokal percaya bahwa pihak berwenang sengaja tidak mengatakan angka benar. Dan yang sebenarnya sudah ada setidaknya dua kali lipat dari korban jiwa yang disebutkan.

Kecelakaan yang paling terkenal (dan terekam kamera video) di Blue Hole ini adalah Yuri Lipski, seorang penyelam Israel-Rusia yang meninggal pada kedalaman 91,6 m di bawah permukaan. Lipski adalah korban dari kurangnya pengalaman dan kurangnya peralatan yang memadai.